SPENLUSA Melepas Widjiati, S.Pd., Memulai Sejarah Baru di SMP Negeri 63 Surabaya

SMP Negeri 10 Surabaya melepas salah satu guru IPA untuk berpindah tugas. Beliau adalah Ibu Widjiati, S.Pd. Sosok guru yang sangat perhatian kepada siswanya. Dengan disiplin dan dedikasi yang sangat tinggi. Tepat pada hari Selasa (11/8/2020) Bu Widji resmi berpindah tugas dari SMP Negeri 10 Surabaya ke SMP Negeri 63 Surabaya.

Bu Widjiati tentu bukan sosok yang asing bagi warga SPENLUSA di tahun 2007 – 2020. Dilahirkan sebagai anak tunggal yang sekarang juga mempunyai anak tunggal ini telah menorehkan sejarah pengabdian di SMP Negeri 10 Surabaya selama 12 tahun. Berikut biografi singkat dari Bu Widjiati, S.Pd:

Baca juga:

“Eni Yunaeti, S.Pd. Sosok Pengabdi Sepenuh Hati”

Kelahiran
Bu Widjiati lahir di Kota Pecel, Madiun, 50 tahun lalu. Tepatnya tanggal 15 September 1970 di Desa Punjul, Kecamatan Kare. Ayah beliau merupakan seorang PNS TU di IKIP Surabaya, yaitu di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang masih berada di Jalan Pecindilan kala itu. Tahun 1976 Bu Widji diboyong ke Surabaya saat beliau berusia 6 Tahun. Dan kemudian melanjutkan sekolah di Surabaya.

Riwayat Pendidikan
Ibu Widji menghabiskan semua masa sekolah formal SD hingga Perguruan Tinggi di Surabaya. Mulai dari SDN Kapasari 1, SMP Negeri 8 Surabaya, SMA YP Trisila Undaan, hingga IKIP Negeri Surabaya jurusan Pendidikan Biologi. Cerita dibalik dipilihnya Pendidikan Biologi sebagai jurusan kuliah Bu Widji adalah, karena keluarga angkat dari Ayahanda banyak yang menjadi guru. Dulu beliau berpendapat bahwa perempuan idealnya memang menjadi guru, karena akan banyak mempunyai waktu untuk keluarga. Lalu, keluarga mendukung dan beliau senang dengan penelitian-penelitian ilmiah.

SMPN 10 Surabaya melepas Bu Widji ke SMPN 63 Surabaya. (Foto: Dian)

Riwayat Pengabdian
Dipilihnya Pendidikan Biologi sebagai jurusan kuliah Ibu Widji mengantarkan beliau menjadi tenaga pendidik IPA jenjang SMP hingga saat ini. Karir beliau diawali di SMP Barunawati tahun 1994. Awalnya beliau belum diberi jam mengajar, tetapi menjadi petugas laborat IPA. Baru tahun pada tahun ke-3 di SMP Barunawati, beliau diberikan jam mengajar IPA.

Tahun 2005, Bu Widji diangkat statusnya menjadi Guru Bantu. Dan pada tahun 2007, melalui jalur guru bantu tersebut, Bu Widji diangkat menjadi CPNS dan ditempatkan di SMP Negeri 10 Surabaya. Tepat terhitung mulai tanggal 1 Januari 2008, Bu Widji resmi mengajar di SMPN 10 Surabaya. Selama 12 Tahun berkarir di SMP Negeri 10 Surabaya, beliau pernah menjabat sebagai Staff Urusan Kesiswaan dan Staff Urusan Sarana dan Prasarana, selain menjadi guru IPA.

Baca juga:

“Persiapan Masuk Sekolah, SMP Negeri 10 Surabaya Gelar Pertemuan Virtual dengan Wali Murid”

Pindah ke SMP Negeri 63 Surabaya
11 Agustus 2020 merupakan tonggak baru bagi Ibu Widji. Dimana pada tanggal tersebut Ibu Widji resmi pindah tempat kerja ke SMP Negeri 63 Surabaya yang beralamat di Jalan Tambak Osowilangon, Surabaya Barat. Bukan tanpa alasan dia pindah tempat kerja. Alasan utamanya adalah lebih dekat dengan rumah.

Untuk kita ketahui bersama, setiap kali berangkat dan pulang kerja Bu Widji naik bus dari rumahnya yang terletak di Bunder – Gresik. Ia menghabiskan setidaknya 1,5 jam untuk mencapai SMP Negeri 10 Surabaya. Setiap jam 5 pagi saya harus stand by menunggu bus yang lewat, kemudian mengoperasikan bus kota di terminal Osowilangon untuk turun di bawah Fly Over Jalan Kartini dan jalan kaki menuju SMP Negeri 10 Surabaya. Begitulah perjalanannya setiap hari untuk membimbing siswa dalam pelajaran IPA khususnya.

Hingga suatu saat, Bu Widji mengakses situs web Dinas Pendidikan Surabaya, akan didirikan SMP Baru yang berbatasan dengan Gresik. Yaitu SMP Negeri 63 Surabaya. Bu Widji selalu memantau perkembangan informasinya, dan survei langsung ke lokasinya. Tahun 2019, SMP 63 Surabaya sudah membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Lalu Bu Widji mengajukan mutasi, tetapi belum penuh dan masih harus mengajar di SMP Negeri 10 Surabaya, karena SMPN 63 Surabaya masih menerima 2 kelas saja. Baru pada Ajaran Baru 2020-2021 ini beliau bisa secara penuh berpindah tugas ke SMP Negeri 63 Surabaya dan menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah urusan Kurikulum.

Bu Widji di hari terakhirnya bersama teman-teman di SMPN 10 Surabaya. (Foto: Dian)

Saat dihubungi redaksi, Kepala SMP Negeri 63 Surabaya, Moh. Amin, S.Pd., M.Pd. juga memberikan kata sambutan untuk ibu Widjiati. Pak Amin tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada SMP Negeri 10 Surabaya dan sangat optimis Ibu Widji dapat mengembangkan SMP Negeri 63 Surabaya dengan ilmu dan pengalamannya selama di SMPN 10 Surabaya.

“Ucapan terimakasih kepada segala phak terutama kepada Kepala SMP Negeri 10 Surabaya yang telah memberikan ijin kepada Ibu Widjiati, S.Pd di SMP Negeri 63 Surabaya. Akhirnya kami ucapkan selamat datang Ibu Widjiati di SMPN 63 Surabaya dan selamat bertugas dengan motto kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Semoga semua kan menjadi berkah”, ucap Bapak Amin.

Kesan dan Pesan
Salah satu kesan mendalam yang dialami Bu Widji sewaktu mengajar di SMPN 10 Surabaya ternyata bukanlah saat mengajar IPA. Melainkan saat beliau membimbing siswa yang berasal dari keluarga yang dalam pola asuhnya sering memberikan kekerasan kepada anaknya. Setelah melewati proses bimbingan yang tidak singkat dari Bu Widji, kemudian siswa tersebut menjadi siswa yang sangat rajin. Berkomunikasi sangat baik dengan Bu Widji selaku wali kelas. Begitu pula komunikasi antara orangtua dengan Bu Widji.

Baca juga:

“Ona Gobel, S.Pd. Pejuang Abdi Negara Dari Tanah Sulawesi”

Di masa pandemi yang mengharuskan Pembelajaran Jarak Jauh ini, Bu Widji mengaku mendapatkan banyak ilmu dari SMP Negeri 10 Surabaya terkait dengan sistem pembelajaran online. Hal inilah yang akan menjadi bekal Bu Widji sebagai Wakasek Kurikulum untuk lebih memajukan SMP Negeri 63 Surabaya. Bu Widji juga memberikan pesan-pesannya kepada rekan sejawat dan siswa di SMP Negeri 10 Surabaya. Beliau menekankan pentingnya menggali ilmu dan disiplin bagi siswa.

“Untuk teman-teman khususnya yang masih muda, ambillah kesempatan untuk menggali potensi ilmu yang bisa dikembangkan untuk kepentingan panjenengan semua, untuk pengembangan profesi, yang nanti juga imbasnya ke siswa. Untuk anak-anakku siswa SPENLUSA, tetap semangat belajar di masa yang masih sulit ini. Keadaan memang tidak ideal, berdoalah semoga pandemi segera berakhir dan kalian bisa segera bertemu kembali dengan Bapak Ibu guru di sekolah”, pungkas Bu Widji.

Jurnalis : Dian Eko Restino/ @dian_eko_restino
Editor : Nazilatul Maghfirah/ @zila_fira
Publisher : Wid Dwi Bowo/ @tvpendidikan_official

44+

38 thoughts on “SPENLUSA Melepas Widjiati, S.Pd., Memulai Sejarah Baru di SMP Negeri 63 Surabaya

    1. Selamat jalan bu,semoga betah di tempat yang baru,dan kami tidak akan melupakan semua jasa yang telah ibu berikan selama ini:)

      0
  1. Semoga bu Widjiati betah di SMPN 63,dan semoga bu Widjiati dilanjarkan rezekinya dan diberikan kesehantan (aminnnn)

    5+
  2. Selamat tinggal ya busemoga ibu betah disanaga nyangka berapa minggu yang lalu bu widjiati ngajar di kelas saya, makasih ya bu atas ajarannya

    2+
  3. Selamat menempuh tugas baru di SMPN 63 bu Widji. Terima kasih bu Widji karena sudah mengajar siswa Spenlusa dengan tulus dan sabar. Semoga Allah SWT. selalu memberi kesehatan dan rezeki yang berlimpah untuk bu Widji.
    Amiinnnn….

    4+
  4. Selamat menjalankan tugas baru di SMPN 63 Bu Widji.. semoga Bu Widji selalu dalam lindungan Allah..Amiiiinnn…

    2+
  5. Selamat mengajar sekolah baru bu widjiati terimaksih telah membimbing murid sampai sukses, semoga bu widjiati sukses selalu dan berbahagia selalu…. Di berikan rezeki banyakk.. Oleh Allah SWT semoga betah ya bu.. Di SMP 63

    3+
  6. Terima kasih atas Bu Widjiati sudah mengajarkan kepada kita untuk melakukan yang terbaik semoga disana menjadi lebih baik dan semoga sehat selalu semangat untuk Bu Widjiati!

    1+
  7. Terima kasih atas Bu Widjiati sudah mengajarkan kepada kita untuk melakukan yang terbaik semoga disana menjadi lebih baik kami semua disini pasti mendoakan by widjiati yang terbaik semoga Bu widjiati bisa menjadi lebih baik disanaa semangat buat Bu widjiati

    2+
  8. Terimakasih atas kesabaran dalam mengajar di SMPN10 SURABAYA,saya do’a kan Bu Widjiati selalu diberi kesehatan dan keselamatan

    2+
  9. Semoga Bu Widjiati sehat selalu,selalu bersemangat dalam mengajar di SMPN 63 Surabaya,dan bisa membuat SMPN 63 selalu jaya

    2+
  10. Terimakasih atas jasa Ibu selama ini,semoga semua yg Bu Widjiati ajarkan bisa kami ingat selalu. Selamat menempuh tugas baru di SMPN 63.

    2+
  11. Selamat bertugas di SMPN 63 bu, smoga di tempat yg baru, bu widji lebih baik dalam karier, jangan lupakan kami di SMPN 10 ya bu, tetap semangat✊

    0
  12. Semoga ditempat yg baru ibu semakin sukses dan bs mendidik siswa siswi murid ibu mjd orang-orang yg berakhlak baik dan calon pemimpin di masa depan

    0
  13. Terima kasih bu widji, sudah mengajar kami dengan ikhlas dan tulus. Semoga ibu sehat selalu dan tambah bahagia ya bu. Kita semua sayang ibu

    0
  14. Semoga ibu selalu sehat selalu dalam lindungan ALLAH SWT semoga bisa mendidik siswa siswi nya menjadi orang orang yang baik dan sukses.

    0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *