Dishub Surabaya Sosialisasikan Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bersama MPM Honda melaksanakan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di SMP Negeri 10 Surabaya, Selasa (20/9/2022). Kegiatan ini dilaksanakan juga dalam rangka Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada 17 September.

Baca juga:

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022: Surabaya Borong Penghargaan, SMPN 10 Surabaya Jadi Sekolah Adiwiyata Provinsi

Kepala SMPN 10 Surabaya, Drs. M. Masykur HS., M.Si dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dishub Surabaya. Karena SMPN 10 Surabaya dirasa perlu diberikan sosialisasi terkait dengan etika berkendara yang baik kepada para siswa.

“Nanti, kalau kalian sudah punya hak menyetir motormu atau mobillmu itu bagaimana kamu harus punya etika di jalan. Untuk saat ini, kamu bolehnya masih dibonceng. Dan itu ada etikanya juga, misalnya harus pakai helm. Ikuti dan pahami dengan baik, dan nanti diterapkan dalam kehidupanmu”, pesannya.

Kemudian, pihak Dishub Surabaya yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Bambang Indiyono dan Meita dari Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) berpesan kepada siswa untuk bisa turut menyampaikan sosialisasi ini ke keluarga dan teman-temannya.

“Agar adik-adik nanti bisa mengetahui apa itu rambu lalu lintas, marka jalan, jadi nanti adik-adik bisa menyampaikan ke orang tuanya, saudaranya dan temannya. Nanti harus benar-benar diperhatikan apa yang disampaikan narasumber”, ujar Bu Meita.

Baca juga:

Arista Sri Wulandari Tembus Jambore Nasional Pramuka 2022

Materi yang disampaikan antara lain tentang Pengenalan Rambu Lalu Lintas, Etika Berlalu Lintas, dan juga Faktor-Faktor Penyebab Kecelakaan. Di Akhir sesi, terdapat kuis dan hadiah yang bisa didapatkan oleh para peserta.

Bambang Indiyono, dalam pemaparan materinya menyebutkan banyak kecelakaan dialami justru oleh anak usia produktif. Menurutnya, hal ini sangat disayangkan, nyawa hilang karena kecerobohan dalam mengendarai kendaraan.

“Ternyata, usia yang terbanyak mengalami kecelakaan adalah usia produktif, 16-30 tahun. Karena faktor manusianya atau human error. Sangat disayangkan sekali karena nyawa hilang sia-sia. Untuk itu kita harus beretika dalam berlalu-lintas”, ucapnya.

Pagi itu, 40 siswa yang mengikuti sosialisasi merupakan siswa kelas 8, dan juga pengurus OSIS yang nantinya akan bertugas mensosialisasikan kepada teman-temannya.

HUMAS SPENLUSA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.