Bulan Bahasa SMK SINLUI, SPENLUSA Juarai Lomba Baca Puisi SMP Se-Jatim

Dafa Robi Maulana, salah seorang siswa dari kelas 9-F SMPN 10 Surabaya raih juara 1 lomba baca puisi yang diselenggarakan oleh SMK St. Louis (Sinlui) Surabaya, Senin (7/11/2022). Acara ini digelar SMK SINLUI dalam rangka Bulan Bahasa. Dan diikuti peserta tingkat SMP lingkup Jawa Timur. Lomba baca puisi tersebut diselenggarakan secara daring, dengan mengirimkan video yang diunggah di instagram.

Dafa Robi Maulana tampil dengan membawakan puisi berjudul “Pahlawan Tak Dikenal”. Dengan intonasi lugas dan ekspresif, puisi karya Toto Sudarto Bachtiar tersebut berhasil dibawakan Dafa dengan baik. Puisi ini juga relevan dengan Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November esok.

Baca juga:

Festival Banjari SMK Pawiyatan, Grup Miftahul Jannah SPENLUSA Rebut Juara 2

Dafa mengaku, dia tidak yakin akan menjadi juara. Sebelumnya, dia tidak pernah membaca puisi. Dan persiapan untuk lomba mepet, hanya 3 hari. Namun, ia terus mendapat motivasi dari Sang Guru Pembimbingnya.

“Pesimis sekali. Karena waktu yang sangat singkat. 3 hari saja, itu hanya saya pakai untuk mencari referensi cara baca puisi. Ada Pak Mursidi yang membuat saya tambah grogi. Tapi beliau juga yang membuat saya termotivasi, juga Bu Nazila”, katanya.

Menurutnya, alasan memilih puisi ini karena paling mudah dipahami. Puisi ini menceritakan tentang pahlawan yang bertempur tanggal 10 November di Surabaya dan gugur. Tampak pada bait kedua, “Dia tidak ingat bilamana dia datang. Kedua lengannya memeluk senapan. Dia tidak tahu untuk siapa dia datang“.

“Mereka (para pahlawan) datang dari luar Surabaya. Datang untuk berperang, namun tidak tahu untuk siapa. Lalu mereka gugur, tak dikenali siapa namanya. Puisi ini menurut saya diciptakan untuk mengenang mereka, pahlawan yang tak dikenal”, ungkapnya.

Dafa mengungkapkan bahwa raihan juara ini sangat di luar ekspektasi. Namun hal ini malah semakin menambah rasa gembiranya. Dia berharap hal ini bisa memotivasi adik kelas. Bahwa siswa SPENLUSA bisa meraih prestasi, jika mau dan berusaha.

“Jangan takut untuk mencoba sesuatu hal yang kita sangka kita tidak bisa. Karena jika kita tidak mencobanya kita tidak akan pernah tahu hasilnya. Jika sudah mencoba tidak perlu pesimis, bisa jadi juara atau tidak. Kalaupun tidak juara yang penting adalah pengalamannya. Pengalaman adalah guru yang paling berharga”, pesannya.

Baca juga:

DP3APPKB Berikan Sosialisasi Dinamika Remaja (Sosdir) di SPENLUSA

Sementara itu, guru pembina yang juga sebagai guru Bahasa Indonesia, Nazilatul Maghfirah, S.Pd., Gr. mengatakan keikutsertaan dalam lomba ini merupakan inisiatif yang dia tawarkan ke siswa. Lalu, Bu Nazila mencoba memberikan kesempatan siswa-siswanya di kelas yang dia ampu untuk menunjukkan kebolehannya dalam membaca puisi.

“Ceritanya, pihak SMK SINLUI sudah memberi info ke sekolah melalui pamflet. Lalu pihak alumni SMPN 10 yang sekarang bersekolah disana menghubungi Bu Rahayu. Akhirnya Bu Rahayu telfon saya suruh ikut aja, yang penting ikut memeriahkan. Saya tidak mau ikut lomba setengah-setengah. akhirnya saya berinisiatif mengetes 10 anak untuk berpuisi. Kemudian saya memutuskn untuk mengirim 2 anak, Dafa kelas 9-F dan Melodi 9-E. Dan semua juga berkat kerja sama tim kreatif yang saya bentuk dadakan. Tim literasi digital yg membantu mengambil video dan mengedit”, tuturnya.

Bu Nazila juga menyampaikan harapannya kepada pihak sekolah untuk terus mendukung pengembangan bakat dan minat siswa melalui lomba-lomba. Tidak hanya lomba dari Dinas Pendidikan, tapi juga lomba-lomba yang diadakan oleh pihak lain.

“Harapan saya untuk sekolah tentang lomba untuk siswa, walaupun bukan lomba kedinasan saya berharap sekolah tetap mensupport agar anak-anak bisa berkembang. Tidak hanya dilingkup dinas tapi di luaran sana bisa berprestasi. Sebenarnya banyak bibit-bibit hebat di SMPN 10 tinggal bagaimna gurunya bisa memotivasi”, ucapnya.

“Tidak ada anak yang bodoh. Semua anak itu pintar, di bidangnya masing-masing. Karena Allah tidak pernah menciptakan produk gagal. Tinggal bagaimana kita mendampingi dan memotivasi siswa kita menemukan bakatnya, untuk berprestasi. Salah satunya lewat lomba-lomba”

Nazilatul Maghfirah, S.Pd., Gr.

HUMAS SPENLUSA

4 thoughts on “Bulan Bahasa SMK SINLUI, SPENLUSA Juarai Lomba Baca Puisi SMP Se-Jatim

  1. Tetaplah belajar tuk meraih prestasi…
    Niat, usaha dan berdoa akan mengajarkan kalian tuk sebuah proses menuju seportifitas dan kematangan dalam menyikapi permasalahan selama proses….
    Lanjutkan tuk mejd manusia yg berarti dalam hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.