Juarai Film Pendek MTC Khadijah, SMP Negeri 10 Surabaya Lanjutkan Prestasi Bidang Digital Kreatif

SMP Negeri 10 Surabaya kembali mengibarkan benderanya di bidang digital kreatif. Ahad (23/02/2020), film pendek karya siswa SPENLUSA dinobatkan sebagai Juara 1 lomba film pendek Moslem Teenagers Competition SMA Khadijah Surabaya (MTC Khadijah 2020).

Dikutip dari website resminya, smakhadijah.com, lomba ini diikuti oleh siswa tingkat SMP sederajat se-Jawa Timur dengan tujuan untuk mengeksplorasi bakat-bakat remaja muslim. Ada beberapa cabang yang dilombakan, yaitu cabang religi, akademik, literasi dan sport.

Lomba film pendek berada pada kategori cabang literasi, dengan mengambil tema besar ‘Islamic Millenial Generation in Harmony’ dan sub tema ‘Toleransi Antar Umat Beragama’. Durasi waktu yang diperkenankan yaitu 5 – 8 menit.

Choirul Berpose Bersama Trofi. (Foto: Dian)

SMP Negeri 10 Surabaya yang turut ambil bagian dalam lomba film pendek ini mengirimkan karyanya dengan judul ‘Ampuhnya Persatuan Indonesia’. Film pendek ini diperankan oleh Cindy Estrella (VIII-A), Choirul Anwar (IX-B) M. Rey Han (IX-A), Ni Putu Septiarini Devayanti (VIII-D), Meylance Anasthasya Putri Letlau (VII-F), Mursidi, S.Pd (pemeran Abah dari Choirul), dan Wahyuntoro Sabdho, S.Pd (Guru dan pelantun tembang dhandanggula ‘Serat Tripama’), dengan durasi video 5 menit.

Dalam film ini bercerita tentang toleransi kehidupan beragama di SMP Negeri 10 Surabaya. Para pemeran film mempunyai latar belakang yang beragam. Cindy bermonolog mengisahkan Maylance yang berasal dari Papua dan beragama Kristen, Ni Putu dari Bali pemeluk agama Hindu, Cak Choirul yang kocak berasal dari Madura dan memeluk Islam, dan Rey Han keturunan Tionghoa penganut Konghuchu.

Baca juga: “SMP Negeri 10 Surabaya Juara Favorit Kompetisi Video Kreatif Nasional

Mereka hidup berdampingan, rukun dan bersatu dengan toleransi yang kuat. Beribadah menurut agama masing-masing, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan setia pada Pancasila. Persatuan dalam plurasime inilah yang ditekankan dalam film ini sebagai wujud Bhinneka Tunggal Ika. Menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang ampuh, karena memiliki ribuan suku, bahasa dan budaya tetapi mampu bersatu didalam bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kemudian, melalui keputusan dewan juri, film pendek ‘Ampuhnya Persatuan Indonesia’ dari SMP Negeri 10 Surabaya ini dinobatkan sebagai Juara 1 MTC Khadijah 2020. Sedangkan juara 2 diraih oleh SMP Negeri 46 Surabaya dengan judul film ‘Tersadar’ dan disusul juara 3 film berjudul ‘Tok Pletok’ dari SMP Negeri 23 Surabaya

Pengumuman Hasil Lomba Film Pendek MTC Khadijah 2020. (Foto: Instagram @mtckhadijah)

Bapak Yusuf Kurniawan, selaku pembina film di SMA Khadijah memberikan komentar bahwa film pendek dari SMP Negeri 10 ini mempunyai pesan yang kuat. Namun masih perlu sedikit perbaikan.

“Pakai alat apa ngambilnya? Oo.. HandyCam. Resolusinya videonya kurang besar, tapi film ini mempunyai pesan yang mantab!”, kata Bapak Yusuf.

Dalam kesempatan ini, Ketua Panita MTC Khadijah 2020, Erina Azmi juga memberikan ucapan selamat dan pesan-pesan kepada semua peserta lomba. Dia mengatakan bahwa karya-karya film yang dikirimkan sangat bagus, bahkan sempat mengalami kesulitan dalam menentukan juara.

“Alhamdulillah (karya peserta) bagus-bagus, sempat bingung buat menjurinya juga dan akhirnya bisa menemukan yang terbaik. Harapannya untuk semua peserta Bismillah semoga sukses, lancar dan bisa menjadi juara pada semua lomba-lomba (yang diikuti)”, pungkasnya.

Baca juga: “Vlog Revolusi 4.0 SMPN 10 Surabaya Raih Juara 2 Lomba Talenta Seni Dan Kreativitas Siswa

Ucapan syukur tidak lupa disampaikan oleh Choirul Anwar. Pemeran Cak Choirul ini mengungkapkan kegembiraannya bisa memenangkan lomba film pendek dan hasil karya SMP Negeri 10 Surabaya bisa dinilai unggul diantara sekolah-sekolah di Surabaya bahkan Jawa Timur. Tak lupa, Choirul dengan bangga mempersembahkan gelar juara ini kepada almamater tercinta, SMP Negeri 10 Surabaya.

“Saya senang dan bersyukur hasil karya ini sudah bisa menang, karya SMP Negeri 10 Surabaya dalam bidang video kreatif mempunyai keunggulan dan prestise di Surabaya dan Jawa Timur. Untuk adik-adik kelas, teruskan prestasi ini dengan giat berlatih dan tunjukkan kemampuanmu yang masih terpendam yang bisa diunggulkan untuk menjadi juara. Gelar juara ini saya persembahkan untuk SMP Negeri 10 Surabaya tercinta, sebelum saya lulus saya mempunyai kenangan yang indah dengan gelar juara ini’, ungkapnya.

Dan inilah film selengkapnya:

Film Pendek ‘Ampuhnya Persatuan Indonesia’. (Video: YouTube – Tv Pendidikan)

Jurnalis : Dian Eko Restino/ @dian_eko_restino
Editor : Nazilatul Maghfirah/ @zila_fira
Publisher : Wid Dwi Bowo/ @tvpendidikan_official

24+

9 thoughts on “Juarai Film Pendek MTC Khadijah, SMP Negeri 10 Surabaya Lanjutkan Prestasi Bidang Digital Kreatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *